Lewati ke isi

KALFEIN MAIKEL WUISAN

Festival Felem Orang Gunung

Festival film keliling yang sedang mempersiapkan penyelenggaraan ketiga pada 2026.

Festival film keliling yang berakar di kampung-kampung dan komunitas Masyarakat Adat di Minahasa.

Penonton menyaksikan pemutaran film dalam Festival Felem Orang Gunung
Peserta Festival Felem Orang Gunung di Balai Desa Ampreng

Festival Felem Orang Gunung merupakan ruang bersama yang dibangun oleh para pembuat film, pekerja kebudayaan, pemuda adat, dan komunitas film yang bekerja dari kampung-kampung di Minahasa.

Festival ini berangkat dari satu keyakinan sederhana: orang-orang yang hidup dan berkarya di luar pusat-pusat perfilman harus dapat memproduksi, menayangkan, membicarakan, dan menentukan bentuk sinemanya sendiri dari tempat orang-orang tersebut hidup.

Film-film yang lahir dari kampung dan komunitas adat bukanlah cerita pinggiran. Film-film tersebut tumbuh dari wilayah hidup, bahasa, ingatan, perjuangan, dan sistem pengetahuan masyarakatnya.

Logo Festival Felem Orang Gunung

Sinema yang Bergerak dari Kampung ke Kampung

Festival Felem Orang Gunung tidak bergantung pada satu gedung atau ruang pemutaran permanen. Festival bergerak dari satu kampung atau komunitas ke kampung lainnya. Setiap komunitas yang menjadi tuan rumah ikut membentuk pelaksanaan festival.

Pemutaran film, bengkel, percakapan, dan makan bersama diselenggarakan melalui kerja kolektif. Festival ini bertumbuh dari semangat Ru’kup dan Mapalus sebagai pengetahuan Tou Minahasa mengenai kerja bersama dan saling membantu.

Kampung tidak hanya diperlakukan sebagai tempat pemutaran. Kampung menjadi ruang perjumpaan tempat pembuat film, anak-anak muda, pekerja kebudayaan, dan masyarakat menonton film, bertukar pengetahuan, serta membicarakan pengalaman hidup masyarakat setempat.

Ruang Belajar dan Apresiasi

Festival Felem Orang Gunung mempertemukan beberapa kegiatan yang saling berkaitan:

Bengkel film dan ruang belajar praktis.
Pemutaran karya pembuat film dan komunitas dari Minahasa.
Percakapan antara pembuat film, penonton, pekerja kebudayaan, dan komunitas Masyarakat Adat.
Ruang bagi anak-anak muda untuk menceritakan wilayah dan masyarakatnya sendiri.

Festival ini bukan hanya tempat menampilkan film yang telah selesai. Festival juga menjadi ruang belajar, percobaan, kolaborasi, dan pembentukan hubungan antara komunitas.

Perjalanan Festival

Penyelenggaraan Festival

Penyelenggaraan Pertama

2017

Festival Felem Orang Gunung pertama kali diselenggarakan pada 2017.

Penyelenggaraan pertama memperkenalkan festival ini sebagai ruang bersama bagi para pembuat film dan komunitas film yang tumbuh dari kampung-kampung di Minahasa.

Poster Festival Felem Orang Gunung 2017
Poster penyelenggaraan pertama Festival Felem Orang Gunung, 2017.

Pertemuan persiapan Festival Felem Orang Gunung 2017
Peserta berada di ruang pemutaran Festival Felem Orang Gunung 2017
Pembicara dalam Festival Felem Orang Gunung 2017
Peserta Festival Felem Orang Gunung 2017
Anak-anak muda menghadiri Festival Felem Orang Gunung 2017
Peserta berfoto di depan poster Festival Felem Orang Gunung 2017

Penyelenggaraan Kedua

2022 — Ampreng, Langowan

Penyelenggaraan kedua dilaksanakan pada 24 Juni 2022 di Balai Desa Ampreng, Langowan.

BPAN Pengurus Kampung Ampreng menjadi Makawale atau komunitas tuan rumah. Rangkaian kegiatan terdiri dari Bengkel Film, Ruang Apresiasi Film, dan Parade Pemutaran Film.

Penyelenggaraan ini digerakkan secara kolektif oleh PUKKAT, Smartphone Movement, Mawale Movement, Mapatik, BPAN, serta komunitas dan pembuat film yang terlibat.

Poster Festival Felem Orang Gunung 2022
Festival Felem Orang Gunung, Balai Desa Ampreng, 24 Juni 2022.

Foto bersama peserta Festival Felem Orang Gunung 2022
Kegiatan Festival Felem Orang Gunung di Balai Desa Ampreng
Ruang belajar dalam Festival Felem Orang Gunung 2022
Presentasi film dalam Festival Felem Orang Gunung 2022
Pemutaran film Festival Felem Orang Gunung 2022
Suasana pemutaran film di Balai Desa Ampreng

Penyelenggaraan Ketiga

2026 — Sedang Dipersiapkan

Festival Felem Orang Gunung ketiga sedang dipersiapkan untuk diselenggarakan pada 2026.

Penyelenggaraan berikutnya akan melanjutkan perjalanan festival dari kampung ke kampung, memperkuat produksi film berbasis komunitas, dan membuka ruang yang lebih luas bagi film serta cerita yang tumbuh dari Minahasa.

Keterlibatan Saya

Kalfein Wuisan, Indra Lumantow, Heince Maahury, dan Rendy Iroth membahas rencana Festival Felem Orang Gunung
Saya bersama Indra Lumantow, Heince Maahury, dan Rendy Iroth ketika pertama kali membahas rencana Festival Felem Orang Gunung.

Saya terlibat dalam Festival Felem Orang Gunung sebagai salah satu penggagas dan sebagai bagian dari jaringan pembuat film, pemuda adat, serta komunitas kebudayaan yang menggerakkan festival ini.

Keterlibatan saya berhubungan dengan kerja Wuwuk Film dan Smartphone Movement: mengembangkan pengetahuan audiovisual di kampung-kampung, mendukung anak-anak muda memproduksi cerita dari sudut pandang sendiri, serta membangun ruang agar cerita tersebut dapat ditonton dan dibicarakan oleh masyarakatnya.

Festival Felem Orang Gunung bukan proyek individual. Festival ini tumbuh melalui kerja kolektif, sumber daya yang dibagikan, komunitas tuan rumah, dan hubungan jangka panjang antara orang-orang yang bekerja di berbagai tempat di Minahasa.

Bekerja Bersama

Kolaborasi

Festival Felem Orang Gunung terbuka untuk bekerja bersama kampung, komunitas Masyarakat Adat, pembuat film, organisasi kebudayaan, ruang pemutaran, dan pihak-pihak yang ingin mendukung sinema berbasis komunitas.

Untuk pemutaran film, kemitraan, kolaborasi program, atau dukungan bagi penyelenggaraan berikutnya, silakan menghubungi saya.


Hubungi Saya