KALFEIN MAIKEL WUISAN
Percakapan Publik
Pilihan percakapan publik mengenai penceritaan Masyarakat Adat, literasi kultural, media digital, keadilan lingkungan, ketahanan komunitas, dan peran Pemuda Adat dalam memproduksi pengetahuan.

TENTANG KERJA INI
Saya terlibat dalam seminar, webinar, diskusi film, forum kebudayaan, kuliah tamu, dan pertemuan Masyarakat Adat sebagai pembicara, narasumber, atau panelis.
Percakapan publik merupakan bagian penting dari kerja saya sebagai sineas, penulis, dan pencerita Masyarakat Adat. Film, tulisan, dan dokumentasi kebudayaan tidak berhenti ketika sebuah karya selesai dibuat. Setiap karya dapat membuka ruang yang lebih luas untuk berdialog, melakukan refleksi, dan bertukar pengetahuan.
Melalui seminar, diskusi publik, festival, webinar, dan pertemuan internasional, saya berbicara mengenai penceritaan Masyarakat Adat, literasi kultural, media digital, keadilan lingkungan, ketahanan komunitas, serta peran Pemuda Adat dalam memproduksi pengetahuan.
Kegiatan berikut merupakan beberapa percakapan publik pilihan dari praktik yang terus berlangsung tersebut.
Percakapan Publik Pilihan
2018
Bali First Indigenous Film Festival
Bali, Indonesia
Menjadi pemateri dalam Bali First Indigenous Film Festival, sebuah kegiatan internasional yang membawa sinema dan penceritaan Masyarakat Adat ke dalam percakapan publik.
Keterlibatan saya berhubungan dengan pembuatan film, representasi, dan pentingnya cerita yang dibangun dari dalam komunitas Masyarakat Adat.
2018
Indigenous Celebration
Bali, Indonesia
Menjadi pemateri dalam Indigenous Celebration, sebuah kegiatan kebudayaan internasional yang dilaksanakan di Bali.
Kegiatan ini mempertemukan seni, praktik kebudayaan, pertunjukan, pengetahuan, dan percakapan publik Masyarakat Adat.
2019
Sarasehan Seni Budaya
Dinas Kebudayaan Daerah Sulawesi Utara
Menjadi pemateri dalam Sarasehan Seni Budaya yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Daerah Sulawesi Utara.
Percakapan membahas kerja kebudayaan, praktik seni, dan kedudukan pengetahuan lokal dalam kehidupan masa kini.
2019
Menghadapi Tantangan Literasi di Era Revolusi Industri 4.0
UKIT, Tomohon
Menjadi narasumber dalam seminar mengenai tantangan literasi di tengah perubahan teknologi dan sosial pada era Revolusi Industri 4.0.
Percakapan menghubungkan literasi dengan pendidikan, kebudayaan, media digital, dan kemampuan membaca informasi secara kritis.
2019
Literasi Kultural
Tondano, Minahasa
Menjadi pemateri dalam diskusi publik mengenai literasi kultural.
Percakapan memandang literasi bukan hanya sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga sebagai kemampuan memahami sejarah, identitas, bahasa, ingatan budaya, dan hubungan dengan tempat.
2020
Smartphone Stories for Social Justice
Our Village · If Not Us Then Who
Menjadi narasumber dalam program internasional daring Our Village dengan tema Smartphone Stories for Social Justice.
Percakapan membahas penggunaan smartphone untuk penceritaan audiovisual, dokumentasi komunitas, dan kerja keadilan sosial.
2020
Pemuda Adat dalam Konteks Pemajuan Kebudayaan
Direktorat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat
Menjadi narasumber dalam diskusi daring mengenai peran Pemuda Adat dalam pemajuan kebudayaan.
Percakapan membahas dokumentasi kebudayaan, pewarisan pengetahuan, produksi kreatif, dan komunikasi publik.
2020
Menulis Masyarakat Adat
Bincang Gerakan Pulang Kampung · BPAN
Menjadi narasumber dalam percakapan publik yang diselenggarakan oleh Barisan Pemuda Adat Nusantara melalui Gerakan Pulang Kampung.
Diskusi berfokus pada kegiatan menulis sebagai cara mendokumentasikan pengalaman Masyarakat Adat, memperkuat ingatan komunitas, dan menggugat narasi yang dibangun dari luar kehidupan Masyarakat Adat.
2020
Defending the Forest Defenders
If Not Us Then Who
Menjadi narasumber dalam webinar internasional mengenai para penjaga hutan dari komunitas Masyarakat Adat.
Percakapan menghubungkan perlindungan hutan dengan hak Masyarakat Adat, wilayah adat, dan pengetahuan yang berakar pada hubungan panjang dengan tanah.
2020
Gerakan Pulang Kampung: Memperkuat Resiliensi Komunitas
AMAN
Menjadi narasumber dalam webinar yang diselenggarakan oleh Aliansi Masyarakat Adat Nusantara—AMAN.
Percakapan membahas kepulangan Pemuda Adat ke kampung dan wilayah adat sebagai bagian dari penguatan ketahanan komunitas dan keberlanjutan kebudayaan.
2020
Pandemi Covid-19 dan Gerakan Literasi
Webinar daring
Menjadi narasumber dalam webinar yang membahas praktik literasi selama pandemi Covid-19.
Percakapan merefleksikan akses informasi, pendidikan, komunikasi komunitas, dan meningkatnya peran media digital selama masa pembatasan sosial.
2020
Literasi Digital dan Fenomena Post-Truth
Webinar daring
Menjadi narasumber dalam webinar publik mengenai literasi digital dan fenomena post-truth.
Percakapan membahas pentingnya membaca secara kritis, memproduksi media secara bertanggung jawab, dan menafsirkan informasi digital dengan hati-hati.
2021
Smartphone Movement: A Method of Decolonization by Indigenous Youth
Instagram Live bersama Surya Shankar
Menjadi narasumber dalam percakapan Instagram Live internasional bersama sineas India, Surya Shankar.
Percakapan membahas Smartphone Movement sebagai metode bagi Pemuda Adat untuk memproduksi gambar, mendokumentasikan pengetahuan komunitas, dan menceritakan kehidupan sendiri tanpa sepenuhnya bergantung pada lembaga media dari luar.
2021
Percakapan Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia
Instagram Live bersama Jendranath Bali
Menjadi narasumber dalam percakapan Instagram Live dalam rangka Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia.
Percakapan mempertemukan pandangan mengenai identitas Masyarakat Adat, kebudayaan, media kontemporer, dan keberlanjutan pengetahuan komunitas.
2023
Pemuda Adat Berdaya dan Berkarya untuk Perjuangkan Keadilan Hak di Era Digital
ICCAs Indonesia
Menjadi narasumber dalam webinar daring yang diselenggarakan oleh ICCAs Indonesia.
Percakapan membahas penggunaan media digital oleh Pemuda Adat untuk berkarya, melakukan advokasi, mendokumentasikan kebudayaan, dan memperjuangkan hak Masyarakat Adat.
2023
Our Village
New York, Amerika Serikat
Menjadi narasumber dalam kegiatan Our Village yang diselenggarakan oleh If Not Us Then Who di New York.
Program ini mempertemukan pencerita, sineas, pekerja kebudayaan, dan pejuang lingkungan Masyarakat Adat melalui percakapan publik mengenai tanah, iklim, pengetahuan komunitas, dan media.
Percakapan sebagai Bagian dari Kerja
Bagi saya, percakapan publik tidak terpisah dari pembuatan film, menulis, atau kerja kebudayaan. Percakapan memungkinkan sebuah karya bertemu dengan pengalaman yang berbeda serta membuka ruang agar pengetahuan dapat bergerak ke berbagai arah.
Berbicara di ruang publik juga membawa tanggung jawab. Cerita yang berakar dalam kehidupan Masyarakat Adat tidak dapat dipisahkan dari manusia, tanah, bahasa, dan pengalaman sejarah yang memberi makna kepada setiap cerita.
Karena itu, saya memandang percakapan publik sebagai ruang pertukaran, bukan penyampaian satu arah. Setiap percakapan dapat menghubungkan pengalaman personal dengan ingatan kolektif, kerja lokal dengan perjuangan yang lebih luas, serta cerita dari kampung dengan pendengar di tempat lain.