Lewati ke isi

KALFEIN MAIKEL WUISAN

Pisang Goreng Professor

Film pendek komunitas yang berakar pada masa kecil anak-anak Minahasa, kehidupan kampung di Wuwuk.

Film Pendek Komunitas · Film Selesai · 2017

Film yang berakar pada lokalitas Minahasa, ingatan masa kecil, kehidupan
kampung, dan sejumlah pengalaman dalam perjalanan pelayanan Pdt. Ineke
Jetty Akay di Wuwuk.


Tentang Film

Cerita yang Tumbuh dari Wuwuk

Pisang Goreng Professor merupakan film pendek komunitas yang
diproduksi melalui Wuwuk Films, NS Youth, dan Jandri Sorongan
Screenplay.

Film ini tumbuh dari kehidupan sehari-hari, ingatan, dan suasana
kebudayaan Minahasa. Dunia visualnya memuat sejumlah adegan yang
terinspirasi dari pengalaman masa kecil anak-anak Minahasa dan
kehidupan sosial di kampung.

Beberapa adegan juga mengangkat sebagian kisah perjalanan pelayanan
Pdt. Ineke Jetty Akay di Ro’ong Wuwuk.


Logline

Melalui ingatan masa kecil dan kehidupan kampung di Wuwuk, sebuah film
komunitas merefleksikan pelayanan, hubungan antarmanusia, dan jejak
yang ditinggalkan seorang pendeta dalam kehidupan orang-orang yang
didampinginya.


Sinopsis

Masa Kecil, Kehidupan Kampung, dan Pelayanan

Pisang Goreng Professor mempertemukan adegan masa kecil
anak-anak Minahasa, perjumpaan sehari-hari, serta ingatan yang
berhubungan dengan kehidupan di Wuwuk.

Permainan dan pengalaman anak-anak tidak hanya digunakan sebagai latar.
Bagian tersebut membentuk sudut pandang lokal film—cara melihat kampung
melalui hubungan, humor, ingatan, dan pengalaman bersama.

Dalam latar tersebut, film juga menghadirkan sejumlah kepingan dari
perjalanan pelayanan Pdt. Ineke Jetty Akay. Kehadirannya diingat melalui
hubungan dan pengalaman yang terbentuk selama melayani jemaat serta
komunitas di Wuwuk.

Film ini tidak berusaha menyajikan seluruh riwayat hidupnya. Film
mengumpulkan beberapa momen terpilih yang menghubungkan pelayanan
personal dengan kehidupan kampung yang lebih luas.


Sudut Pandang Lokal

Minahasa sebagai Pusat Cerita

Film ini menempatkan lokalitas Minahasa sebagai pusat penceritaan.
Kampung tidak diperlakukan sebagai latar penghias, tetapi sebagai dasar
sosial dan kebudayaan tempat tokoh, humor, ingatan, dan hubungan
antarmanusia tumbuh.

Pendekatan tersebut menjadi salah satu ciri karya-karya awal yang
dikembangkan melalui Wuwuk Film: cerita tumbuh dari tempat, pengalaman,
dan orang-orang yang dekat dengan para pembuat film sendiri.


Ingatan Masa Kecil

Tumbuh sebagai Anak Minahasa

Adegan masa kecil menghubungkan film dengan ingatan bersama anak-anak
yang tumbuh di kampung-kampung Minahasa.

Momen-momen tersebut tidak hanya membawa nostalgia. Ia memperlihatkan
bagaimana anak-anak belajar melalui pertemanan, permainan, keluarga,
kehidupan gereja, dan perjumpaan dengan orang-orang di sekelilingnya.

Masa kecil menjadi salah satu cara film berbicara mengenai ingatan
komunitas dan keberlanjutan hubungan antargenerasi.


Ingatan tentang Pelayanan

Pdt. Ineke Jetty Akay di Wuwuk

Sejumlah bagian film dikembangkan dari pengalaman terpilih yang
berhubungan dengan pelayanan Pdt. Ineke Jetty Akay di Ro’ong Wuwuk.

Pelayanannya didekati melalui jejak yang tertinggal dalam hubungan,
perjumpaan, dan ingatan jemaat. Karena itu, film ini menjadi karya
kreatif sekaligus bentuk pengingatan komunitas.


Pembuatan Film Berbasis Komunitas

Cerita yang Diproduksi dari dalam Kampung

Pisang Goreng Professor lahir melalui kerja bersama para
pembuat film dan anak muda yang terhubung dengan Wuwuk.

Produksi film ini memperlihatkan praktik pembuatan film yang bertumpu
pada cerita lokal, keterlibatan bersama, serta penggunaan film untuk
mendokumentasikan pengalaman yang mungkin hanya akan bertahan dalam
ingatan personal atau komunitas.

Pembuatan film tidak dipisahkan dari kehidupan kampung. Produksinya
tumbuh langsung dari orang-orang, tempat, dan peristiwa yang berada di
sekelilingnya.


Pemutaran Perdana

Tayang Perdana di GMIM Nafiri Sion Wuwuk

Film ini tayang perdana pada Minggu, 2 April 2017, di GMIM Nafiri Sion
Wuwuk.

Pemutaran berlangsung dalam acara serah terima pelayanan dari Pdt.
Ineke Jetty Akay, M.Th., kepada Pdt. Matius Wowor.

Peristiwa tersebut memberi hubungan langsung antara film, komunitas,
dan peralihan pelayanan gereja yang menjadi bagian dari konteks
pembuatannya.


Informasi Proyek

Detail Film

Judul
Pisang Goreng Professor

Format
Film pendek komunitas

Tahun
2017

Latar utama
Ro’ong Wuwuk, Minahasa, Sulawesi Utara, Indonesia

Produksi
Wuwuk Films · NS Youth · Jandri Sorongan Screenplay

Konteks cerita
Masa kecil anak-anak Minahasa dan sejumlah ingatan dari pelayanan
Pdt. Ineke Jetty Akay

Pemutaran perdana
Minggu, 2 April 2017

Tempat pemutaran perdana
GMIM Nafiri Sion Wuwuk

Kegiatan
Serah terima pelayanan Pdt. Ineke Jetty Akay, M.Th., kepada
Pdt. Matius Wowor


Penutup

Film ini dibuat dengan harapan agar cerita lokal, ingatan, dan hubungan
komunitas di dalamnya dapat memberi inspirasi bagi Tou dan Tana’
Minahasa.

Pakatuan wo Pakalowiren.


← Lihat Semua Film