Lewati ke isi

KALFEIN MAIKEL WUISAN

Kerja Juri

Pilihan pengalaman sebagai juri dalam lomba pidato, puisi, teater, film pendek, dan musikalisasi puisi di Sulawesi Utara.

Saya terlibat dalam proses juri dan seleksi untuk festival film, program kebudayaan, dan kompetisi, dengan perhatian pada konteks, komunitas, serta etika representasi.

Kerja sebagai juri merupakan bagian dari keterlibatan saya yang lebih panjang dalam sastra, teater, film, pendidikan, dan kerja kebudayaan. Sejak 2012, saya beberapa kali dipercaya menjadi juri dalam lomba pidato, puisi, teater, film pendek, dan musikalisasi puisi di Sulawesi Utara.

Bagi saya, menjadi juri bukan hanya menentukan pemenang. Proses penilaian membutuhkan perhatian terhadap gagasan, ekspresi, teknik, konteks, dan karya yang dikembangkan oleh setiap peserta.

Pengalaman sebagai penulis, pelaku teater, sineas, fotografer, dan pendidik turut membentuk cara saya membaca setiap karya. Setiap bentuk memiliki pertimbangan yang berbeda. Pembacaan puisi tidak dapat dinilai dengan cara yang sama seperti pertunjukan teater. Film pendek juga membutuhkan perhatian terhadap gambar, suara, cerita, irama, serta hubungan antara bentuk dan tujuan penciptaannya.

Kerja Juri Pilihan

2012

Lomba Pidato dan Baca Puisi

Perkemahan Raya KPR KGPM, Pandu

Menjadi juri Lomba Pidato dan Baca Puisi dalam Perkemahan Raya KPR KGPM di Pandu.

Penilaian mempertimbangkan kekuatan teks, penafsiran, pengucapan, kehadiran di panggung, serta kemampuan peserta menyampaikan makna kepada pendengar.


2013

Lomba Pidato dan Baca Puisi

Perkemahan Raya KPR KGPM, Kalait

Menjadi juri Lomba Pidato dan Baca Puisi dalam Perkemahan Raya KPR KGPM di Kalait.

Proses penilaian berfokus pada kejelasan, penafsiran, penyampaian, dan hubungan antara bahasa lisan dengan keterlibatan pendengar.


2016

Lomba Pidato dan Puisi

Perkemahan Raya KPR KGPM, Kapitu

Menjadi juri Lomba Pidato dan Puisi dalam Perkemahan Raya KPR KGPM di Kapitu.

Lomba ini mempertemukan kemampuan berbicara di depan publik dan pertunjukan sastra dalam ruang pembelajaran serta kegiatan kebudayaan orang muda.


2016

Lomba Teater Pemuda

GMIM Wilayah Kawangkoan 2, Kanonang

Menjadi juri Lomba Teater Pemuda GMIM Wilayah Kawangkoan 2 di Kanonang.

Penilaian mempertimbangkan pemeranan, penyutradaraan, kerja ansambel, komposisi panggung, pengembangan cerita, serta hubungan antara pertunjukan dan gagasan yang disampaikan.


2017

Lomba Teater Pemuda

GMIM Wilayah Kawangkoan 2, Tombasian Bawah

Menjadi juri Lomba Teater Pemuda di Tombasian Bawah.

Proses penilaian memperhatikan pemeranan, penafsiran, kerja sama dalam kelompok, penggunaan ruang, dan keutuhan pertunjukan.


2018

Lomba Film Pendek I

Tomohon, Sulawesi Utara

Menjadi juri Lomba Film Pendek I yang diselenggarakan di Tomohon oleh Honda Anmul Tomohon, Polres Tomohon, dan Mapatik.

Penilaian mempertimbangkan penceritaan, sinematografi, penyuntingan, suara, pemeranan, orisinalitas, serta hubungan antara pilihan teknis dan gagasan utama film.


2018

Lomba Film Pendek II

Tomohon, Sulawesi Utara

Kembali menjadi juri pada pelaksanaan kedua Lomba Film Pendek yang diselenggarakan oleh Honda Anmul Tomohon, Polres Tomohon, dan Mapatik.

Lomba ini menjadi ruang publik bagi sineas muda untuk menampilkan karya audiovisual pendek dan mengembangkan praktik pembuatan film.


2019

Lomba Musikalisasi Puisi Sulawesi Utara

Balai Bahasa Sulawesi Utara, Manado

Menjadi juri Lomba Musikalisasi Puisi bagi pelajar SMA dan SMK se-Sulawesi Utara.

Penilaian mempertimbangkan penafsiran puisi, komposisi musik, pengolahan vokal, penampilan, aransemen, dan hubungan antara puisi dengan musik.

Penjurian sebagai Proses Belajar

Kerja sebagai juri juga menjadi ruang belajar. Setiap lomba menghadirkan cara, pilihan artistik, dan penafsiran yang berbeda terhadap sebuah tema.

Juri membawa tanggung jawab bukan hanya kepada penyelenggara, tetapi juga kepada setiap peserta yang telah memberikan waktu, pikiran, dan tenaga kreatif untuk menghasilkan karya.

Karena itu, saya menjalankan proses penjurian melalui pengamatan yang teliti, percakapan terbuka, serta penghormatan terhadap bentuk, konteks, dan tujuan setiap karya.

HUBUNGI SAYA